Cara Membuat KIA atau Kartu Identitas Anak Secara Online, Nih Syaratnya! Skip to main content

Cara Membuat KIA atau Kartu Identitas Anak Secara Online, Nih Syaratnya!

Kartu Identitas Anak (KIA) adalah sebuah kartu identitas yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mendorong peningkatan pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional anak. Kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI No. 2 tahun 2016, yang menyatakan bahwa setiap anak Indonesia perlu memiliki KIA. Demi memudahkan para orang tua yang belum mendaftarkan atau memiliki KIA atau sering disebut sebagai KTP Anak, pihak dinas terkait di beberapa Kabupaten dan Kota di Indonesia seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta dan Provinsi lain menerima pelayanan pembuatan KIA secara online.
Cara Membuat  KIA atau Kartu Identitas Anak Secara Online Nih Syaratnya!
Cara Membuat KIA atau Kartu Identitas Anak Secara Online Nih Syaratnya!/ Foto Ilustrasi: pixbay[dot]com

Bagi ibu yang baru melahirkan anaknya agar dianggap legal sebagai Warga Neagara Indonesia (WNI), maka harus mengurus akta lahir dan KIA. Seperti yang diatur oleh pemerintah bahwa setiap warga atau anak-anak yang berusia di bawah usia 18 tahun memiliki KIA. Sementara untuk setiap warga yang sudah berusia 18 tahun maka harus memiliki tanda identitas yang sah secara hukum, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bukan lagi KIA. Salah satu kelebihan dari KIA sendiri adalah ukuran yang kecil sehingga mudah dibawa kemana saja, lain halnya dengan  akte kelahiran yang berukuran besar dan beresiko mudah rusak.

Baca Juga: Profil Aydin Anwar Si Aktivis Berhijab Pembela Muslim Uighur
                   Biografi Eryck Amaral Si Bule Asal Brazil Pasangan Aura Kasih?
                   Honda BeAT Jadi Motor Matic Terlaris di Indonesia, Tahun 2019?

Selain sebagai tanda identitas bagi anak, KIA dapat bermanfaat untuk kesejahteraan pendidikan, kesehatan, hiburan, dan manfaat lain bagi anak. Misalnya dengan bagi anak yang memiliki KIA, maka saat berbelaja di tempat khusus yang bekerjasama dengan pemerintah daerah.akan mendapatkan  diskon sekian persen. Sebelumnya menurut situs resmi Kementrian Dalam Negeri di Kemendagri.go.id menyatakan bahwa terdapat dua jenis tipe KIA, yaitu KIA untuk anak usia 0-5 tahun dan KIA untuk usia 5-17 tahun. Dan kedua jenis KIA sebenarnya sama saja, namun yang membedakan adalah syarat membuat  KIA untuk usia 5-17 tahun memerlukan foto.

Sebelumnya saat ini beberapa Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) di beberapa Provinsi di Indonesia telah menerapakan pembuatan KIA secara online. Meskipun masih ada beebrapa daerah yang memang belum tersedia layanan secara online tersebut, dan hanya tersedia dalam offline atau harus mendatangi langsung ke kantor dinas terkait. Seperti yang diakui program KTP Anak sendiri baru akan berlaku secara nasional pada tahun 2019, maka wajar jika dibebrapa wiayah maah belum tersebut program KIA. 

Daftar Website Resmi Dinas Pembuatan KIA secara Online di Seluruh Daerah di Indonesia:
1. Provinsi Jawa Tengah
a) Kabupaten Cilacap http://eakta.cilacapkab.go.id/
b) Kabupaten Banyumas - (Kartu Identitas Anak) http://gratiskabeh.banyumaskab.go.id/pelayanan/kia/baru
c) Kabupaten Purbalingga http://gisa.dinpendukcapilpurbalingga.id/
d) Kabupaten Banjarnegara http://durenmas-dindukcapil.banjarnegarakab.go.id/pelayanan/
e) Kabupaten Kebumen http://pelayanan-kependudukan.kebumenkab.go.id/
f) Kabupaten Purworejo http://layanan-disdukcapil.purworejokab.go.id/ol/
g) Kabupaten Magelang - (Kartu Identitas Anak) http://pelayanan-disdukcapil.magelangkab.go.id/kia/baru
h) Kabupaten Boyolali - (Kartu Identitas Anak) http://sapidukcapil.boyolali.go.id/kia/baru
i) Kabupaten Sukoharjo http://pelayanan-dispendukcapil.sukoharjokab.go.id/
j) Kabupaten Wonogiri - (Kartu Identitas Anak) http://e-adminduk.wonogirikab.go.id/kia/baru
k) Kabupaten Karanganyar - (Kartu Identitas Anak) http://loket99.disdukcapil.karanganyarkab.go.id/kia/baru
l) Kabupaten Grobogan - (Kartu Identitas Anak) http://layanandukcapil.grobogan.go.id/kia/baru
m) Kabupaten Sragen - (Kartu Identitas Anak) http://dukcapil.sragenkab.go.id/pelayanan/kia/baru
n) Kabupaten Rembang http://dindukcapil.rembangkab.go.id/pelayanan/
o) Kabupaten Pati http://pelayanan-dispendukcapil.patikab.go.id/
p) Kabupaten Jepara http://pelayanan.disdukcapil.jeparakab.go.id/
q) Kabupaten Demak http://dindukcapil.demakkab.go.id/
r) Kabupaten Semarang http://sipendukonline.semarangkab.go.id/ol/
s) Kabupaten Temanggung - (Kartu Identitas Anak) http://dindukcapil.temanggungkab.go.id/pelayanan/kia/baru
t) Kabupaten Kendal - (Kartu Identitas Anak) http://layanan.dispendukcapil.kendalkab.go.id/kia/baru
u) Kabupaten Batang http://dispendukcapil.batangkab.go.id/pelayanan/
v) Kabupaten Pekalongan - (Kartu Identitas Anak) http://adminduk.pekalongankab.go.id/kia/baru
w) Kabupaten Pemalang http://pelayanan-disdukcatpil.pemalangkab.go.id/pelayanan/
x) Kabupaten Tegal http://disdukcapil.tegalkab.go.id/pelayanan/
y) Kabupaten Brebes - (Kartu Identitas Anak) http://pelayanan.dindukcapil.brebeskab.go.id/pelayanan/kia/baru
z) Kota Magelang - (Kartu Identitas Anak) http://layanan.disdukcapil.magelangkota.go.id/pelayanan/kia/baru
aa) Kota Surakarta - (Kartu Identitas Anak) http://pelayanan.dispendukcapil.surakarta.go.id/kia/baru
bb) Kota Salatiga - (Kartu Identitas Anak) http://disdukcapil.salatiga.go.id/kia/baru
cc) Kota Semarang http://eservices.dispendukcapil.semarangkota.go.id/
dd) Kota Pekalongan - (Kartu Identitas Anak) http://e-adminduk.pekalongankota.go.id/ol/kia/baru
ee) Kota Tegal - (Kartu Identitas Anak) http://sikon.tegalkota.go.id/pelayanan/kia/baru

2. Provinsi Jawa Barat
a. Kabupaten Bogor - disdukcapil.bogorkab.go.id
b. Kabupaten Sukabumi
c. Kabupaten Cianjur - disdukcapil.cianjurkab.go.id
d. Kabupaten Bandung - casip.bandungkab.go.id
e. Kabupaten Garut
f. Kabupaten Tasikmalaya - disdukcapil.tasikmalayakab.go.id
g. Kabupaten Ciamis - disdukcapil.ciamiskab.go.id
h. Kabupaten Kuningan - disdukcapil.kuningankab.go.id
i. Kabupaten Cirebon - disdukcapil.cirebonkab.go.id
j. Kabupaten Majalengka - disdukcapil.majalengkakab.go.id
k. Kabupaten Sumedang
l. Kabupaten Indramayu
m. Kabupaten Subang
n. Kabupaten Purwakarta
o. Kabupaten Karawang
p. Kabupaten Bekasi
q. Kabupaten Bandung Barat
r. Kabupaten Pangandaran
s. Kota Bogor - disdukcapil.kotabogor.go.id
t. Kota Sukabumi - disdukcapil.sukabumikota.go.id
u. Kota Bandung - disdukcapil.bandung.go.id
v. Kota Cirebon
w. Kota Bekasi - disdukcapil.bekasikota.go.id
x.  Kota Depok
y. Kota Cimahi
z. Kota Tasikmalaya
aa. Kota Banjar

3. Provinsi Jawa Timur
a. Kota Surabaya - dispendukcapil.surabaya.go.id/layanan-kependudukan
b. Kabupaten Nganjuk- https://www.nganjukkab.go.id/
c. Kabupaten Malang - dispendukcapil.malangkab.go.id/
d. Kabupaten Situbondo- dispendukcapil.situbondokab.go.id/
e. Kabupaten Jember - https://dispendukcapil.jemberkab.go.id/
f. Kabupaten  Trenggalek- https://dukcapil.trenggalekkab.go.id/
g. Kota Blitar - dispendukcapil.blitarkota.go.id/
h. Kota Batu - dispendukcapil.batukota.go.id/
i. Kabupaten Pacitan - dispendukcapil.pacitankab.go.id/
j. Kota Malang - dispendukcapil.malangkota.go.id/
k. Kabupaten Pamekasan - dispenduk.pamekasankab.go.id/
l. Kabupaten Sidoarjo - https://disdukcapil.sidoarjokab.go.id/
m. Kabupaten Pasuruan - dispendukcapil.pasuruankab.go.id/
n. Kabupaten Ngawi – https://dispenduk.ngawikab.go.id/

4. Provinsi DKI Jakarta
a. Kabupaten Kepulauan Seribu
b. Kota Jakarta Barat
c. Kota Jakarta Pusat
d. Kota Jakarta Selatan
e. Kota Jakarta Timur
f. Kota Jakarta Utara

5. Provinsi Banten
a. Kabupaten Lebak 
b. Kabupaten Pandeglang - http://disdukcapil.pandeglangkab.go.id/
c. Kabupaten Serang
d. Kabupaten Tangerang
e. Kota Cilegon - http://disdukcapil.cilegon.go.id/
f. Kota Serang - https://serangkota.go.id/
g. Kota Tangerang - https://disdukcapil.tangerangkota.go.id/
h. Kota Tangerang Selatan - http://disdukcapil.tangerangselatankota.go.id/

6. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
a. Kabupaten Bantul - https://disdukcapil.bantulkab.go.id/
b. Kabupaten Gunungkidul
c. Kabupaten Kulon Progo - https://dukcapil.kulonprogokab.go.id/
d. Kabupaten Sleman - https://dukcapil.slemankab.go.id/
e. Kota Yogyakarta

Berikut ini Syarat Membuat  KIA atau Kartu Identitas Anak Usia 0-5 Tahun menurut Kemendagri.go.id:
1. Fotocopy kutipan Akta Kelahiran (Sambil menunjukan kutipan akta kelahiran asli)
2. Kartu Keluarga (KK) asli orang tua/wali 
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli kedua orang tua/wali

Catatan: Bagi yang baru lahir (bayi) maka KIA akan diterbitkan bersamaan dengan Akta kelahiran. Sebab penerbitan KIA dilakukan pasca penerbitan NIK (Nomor Induk Kependudukan) sebagai dasar penerbitan Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK).

Berikut ini Syarat Membuat  KIA atau Kartu Identitas Anak Usia 5-17 tahun menurut Kemendagri.go.id:
1. Fotocopy kutipan Akta Kelahiran (Sambil menunjukan kutipan akta kelahiran asli)
2. Kartu Keluarga (KK) asli orang tua/wali 
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli kedua orang tua/wali
5.. Pas foto anak berwarna dengan ukuran 2 x 3 sebanyak dua lembar

Cara Membuat KIA bagi Anak, menurut Pasal 13 Permendagri No. 2 Tahun 2016, berikut langkah-langkah:
1. Pemohon atau orangtua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA dengan menyerahkan persyaratan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.
3. KIA diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan.
4. Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Cara Membuat KIA bagi Anak Warga Asing, menuurut Permendagri Tahun 2016, berikut langkah-langkah:
1. Jika anak yang telah memiliki paspor, orangtua anak melaporkan ke Dinas dengan menyerahkan persyaratan untuk menerbitkan KIA.
2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.
3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas.

Berikut Manfaat dan Tujuan dari Pembuata KIA bagi Anak:
1. Sebagai Upaya untuk memenuhi hak anak.
2. Sebagai persyaratan mendaftar sekolah.
3. Sebagai bukti diri si anak sebagai data identitas ketika membuka tabungan atau menabung di bank.
4. Berlaku untuk proses mendaftar BPJS.
5. Jika terjadi musibah meninggal dunia pada anak, maka akan memudahkan proses identifikasi jenazah anak serta dapat mengurus klaim santunan kematian.
6. Mempermudah proses pembuatan dokumen keimigrasian.
7. Mencegah terjadinya perdagangan anak.


Editor: Heru Setianto
Source: Kemendagri[dot]go.id
Source Image: Pixbay[dot]com
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar yang sesuai dengan topik postingan. Terima Kasih.
Buka Komentar
Tutup Komentar