Beredar Foto Korban Gempa serta Tsunami Palu dan Donggala di Internet

Beredar Foto Korban Gempa serta Tsunami Palu dan Donggala di Internet

Gempa bumi dengan kekuatan 7,7 Skala Richter telah mengguncang Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah tepat pada hari Jumat, tanggal 28 September 2018, pukul 17.02 WIB. Dimana pusat gempa bumi tersebut berada pada arah 27 kilometer Timur Laut Donggala, dan kedalam gempa sendiri sekitar 11 km.
Beredar Foto Korban Gempa serta Tsunami Palu dan Donggala di Internet
Beredar Foto Korban Gempa serta Tsunami Palu dan Donggala di Internet/ Foto Ilustrasi: ScreenShot Youtube
Bahkan gempa bumi di Kota Palu menyebabkan Tsunami dengan ketinggian 1,5 sampai 2,0 meter telah memakan banyak korban jiwa. BMKG secara resmi telah menginformasikan bahwa beberapa tempat seperti di Palu, Donggala dan Mamuju mengakibatkan gempa disertai Tsunami.

Baca Juga: Biodata Ayana Jihye Moon Mualaf Berhijab Tercantik dari Korea Selatan

Terang saja kejadian bencana alam tersebut langsung beredar luas di internet, tak terkecuali psotingan foto maupun video saat gempa bumi tengah terjadi. Bahkan beberapa tak sengaja merekam secara live streaming detik-detik bencana gempa dan Tsunami tengah terjadi.  Namun ditengah duka yang kembali menimpa Indonesia, justru beberapa netizen baik sengaja maupun tidak ikut menyebarkan foto maupun video korban gempa tanpa diblur.

Salah satu nya seperti sebuah foto jasad korban tewas bergelimpangan di jalanan kota Palu. Nuansa mencekam akan terlihat saat melihat video lain yang menampilkan rekaman korban luka berat akibat terkena robohan bangunan tinggi. Terang saja beberapa postingan tersebut banjir komentar, baik yang ikut berduka mapun mengkritik akan postingan yang tak diblur tersebut.

Seperti yang diketahui sehari sebelum terjadi bencana gempa bumi,  pada Kamis 27 September 2018 merupaka hari jadi atau HUT kota Palu yang ke 40. Dan direncanakan pada Jumat malam direncakan akan digelar pembukaan “Festival Pesona Palu Nomoni 3 Tahun 2018” di kota Palu. Namun sebelum acara dimulai, masyarakat  Kota Palu dan sekitarnya dikejutkan dengan terjadinya gempa bumi.

Acara Festival Pesona Palu Nomoni 3 yang merupakan acara dari pihak pemerintah Kota 
Palu, bahkan secara resmi didukung oleh Kementerian Pariwisata. Dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Pihak panitia sendiri telah merencakan event Festival Pesona Palu tersebut akan dihelat, mulai tanggal 28 hingga 30 September 2018 di Kota Palu. Sementara titik pusat dari acara tersebut yaitu di sepanjang pesisir Teluk Palu, tepatnya dari Hotel Wina sampai Swiss Bell Hotel.

Festival yang ditargetkan akan dikunjungi oleh 800 ribu wisatawan lokal dan asing selama tiga hari, malahan hari pertama pembukaan justru sebuah bencana gempa bumi disertai Tsunami yang mengguncang kota Palu dan sekitarnya. Rumah warga dan bangunan disepanjang tepi pantai rata dengan tanah. Sementara jumlah korban akibat gempa bumi dan Tsunami di Kota Palu mencapai ratusan jiwa dan terus bertambah.

Menurut media daring, beberapa korban gempa, baik luka maupun meninggal dunia tengah dirawat di empat rumah sakit seperti Rumah Sakit Woodward Palu, Rumah Sakit Budi Agung Palu, Rumah Sakit Samaritan Palu dan Rumah Sakit Undata Palu.

Saat ini para korban tersebut berhasil di evakuasi dari petugas BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Dokter, Perawat serta relawan lain yang ikut terjung ke lokasi. Tak hanya dievakuasi, para korban sebelumnya telah mendapat pertolongan dan penanganan darurat terlebih dahulu. 

Hingga akhrinya diruju ke pusat pelayan kesehatan yang masih bisa beroperasi. Meski begitu masih ada korban lain yang belum dievakuasi, mengingat akses darat banyak jalan yang ambles dan tertutup tanah longsor. Terlebih lagi terputusnya jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya, diakibatkan oleh pasokan listrik PLN yang terputus akibat gempa bumi.


Editor: Heru Setianto
Source: Youtube

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Your feedback is most welcome :)