Daftar 9 Situs Nikah Siri Online, Dan Fatwa Haram Dari MUI

Views:
Akhir-akhir ini sering terdengar media cetak maupun online memberitakan nikah siri online yang telah menyeret oknum blogger tertentu, dimana mereka harus berhadapan dengan pihak berwajib dengan ulahnya itu. Nikah siri ternyata masih menjadi polemik dan perlu disikapi dengan suatu kebijakan, agar tidak menimbulkan benturan antara aturan agama dengan perundang-undangan negara ini. Karena sudah menyangkut masalah agama, hukum, moral, etika blogger, maka penulis mengambil dari berbagai sumber terpercaya dan sedikit pendapat dari saya sendiri.

Daftar 9 Situs Nikah Siri Online, Dan Fatwa Haram Dari MUI
ijab kabul/ vanya2v.wordpress.com

Berdasarkan penelusuran dari Metrotvnews.com, ada beberapa situs yang memberikan jasa pernikahan siri online. Salah satunya situs tersebut yaitu nikahs.blogspot.com, dengan Reza Pahlevi sebagai admin situs ini. Dimana belakangan diketahui kalau situs tersebut sudah aktif sejak beberpa tahun yang lalu, tepatnya sekitar bulan Februari 2014.
Sedangkan situs nikah-siri.blogspot.com dari Kota Bandung, Jawa Barat. Kabarnya memasang tarif sebesar 2 juta untuk biaya yang harus dikeluarkan untuk jasa nikah siri online tersebut.
Berikut ini daftar 9 situs nikah sirih yang sudah diblokir oleh ISP (Internet Service Provider), dari pada teman-teman penasara silahkan simak kumpulan situs yang berhasil dilacak oleh Kemenkominfo:
1.    abieharits.com
2.    arisuparlijasanikah.blogspot.com
3.    asyiknyanikahsiri.blogspot.com
4.    jasanikahsiri.blogspot.com
5.    nikah-siri.blogspot.com
6.    nikahs.blogspot.com
7.    nikahsiribatam.blogspot.com
8.    tokoarisuparli.blogspot.com
9.    terbaru-terpopuler.blogspot.com

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang mengawasi peredaran situs-situs di Indonesia, sudah meminta jasa pelayanan Internet atau Internet Service Provider (ISP) untuk memblokir situs nikah siri online yang sudah meresahkan masyarakat di ndonesia. Sebelumnya Kemenkomifo juga menerima pengaduan dari Kementerian Agama yang mengeluhkan beredarnya situs nikah siri online tersebut. Menurut pantauan penulis ke sembilan situs nikah siri online diatas sekarang sudah tidak bisa diakses lagi.

MUI menilai bahwa nikah siri online mungkin baru terjadi di Indonesia dan bukan pengaruh dari budaya barat. MUI sendiri berpendapat, bahwa situs penyedia nikah siri online itu hanya bermotif ekonomi dengan modus membantu menikah calon pasangan.
"Nikah siri biasanya saksinya ada, tapi tidak diumumkan kepada masyarakat. Tidak laporkan kepada negara. Ini yang buat melanggar UU. Sejak 2005 MUI sudah memfatwakan jangan nikah siri," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia, Amidhan Shaberah, kepada Metrotvnews.com di Jakarta (19/3/2015).


Sebetulnya nikah tanpa tatap muka antara mempelai pria dan wanita sah-sah saja. Asal, pernikahan itu dihadiri saksi dari saudara kandung dan dari garis keturunan keluarga. Nikah siri sendiri tidak melanggar syariat Islam jika dihadiri saksi yang bagian dari keluarganya. Namun pernikahan ini dilakukan tanpa sepengetahuan masyarakat luas dan tidak didaftarkan ke KUA. Sehingga telah melanggar hukum karena tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai, nikah siri online adalah haram karena tidak sesuai dengan syariat Islam dan tidak memiliki kejelasan wali nikah yang menjadi salah satu syarat pernikahan itu resmi dan sesuai UU. Dia menegaskan haram hukumnya bagi masyarakat yang nikah siri online. "Nikah siri saja dilarang, apalagi online. Itu kan syariatnya tidak jelas, siapa walinya?" tegasnya.
Wali nikah tidak boleh sembarangan, tapi harus garis ke atas (bapak atau kakek) atau ke samping (saudara) dari wali itu. "Kalau tidak ada bisa tunjuk negara atau pengadilan," tanmbahnya.


Memang banyak faktor yang melatarbelakangi adanya nikah siri yang terjadi di masnyarakat, mulai dari ketidaktahuan masyarakat tentang pentingnya pencatatan pernikahan, keterbatasan biaya unuk menikah di KUA, ataupun pasangan yang tidak ingin mencatatkan karena tidak ingin diketahu pemerintah seperti para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang notabennya memang dilarang berpoligami. Sampai adanya niat dari pihak laki-laki yang hanya ingin memanfaatkan calon nikah sirinya saja, dan masih banyak faktor lainnya.
Dalam hal ini pihak perempuan yang dinikah siri terkadang sering mendapat ketidakadilan, bahkan rentan mengalami kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga seperti perceraian maupun penelantaran. Dampak lainnya bagi anak dari pasangan nikah siri nantinya juga akan mengalami kesulitan saat mengurus administrasi dan secara hukum, beban psikologis pula mugkin bisa terjadi dikemudian hari.


Demikian sedikit informasi tentang Daftar 9 Situs Nikah Siri Online, Dan Fatwa Haram Dari MUI, semoga kita bisa mengambil pelajaran dari berita ini. Bagi para kaum perempuan agar lebih cerdas memilih calon suaminya, jangan hanya melihat laki-lakinya memiliki pangkat tinggi, mempunyai kekuasaan, berharta banyak, dan sebagainya. Dan buat tema-teman blogger terutama saya sendiri untuk lebih bijak memberikan informasi maupun jasa online yang tidak melanggar norma agama, hukum, etika, blogging, dan lainnya.


Editor: Heru Setianto
Source: metrotv, sangpencerahl, dan obrolanislami

0 Response to "Daftar 9 Situs Nikah Siri Online, Dan Fatwa Haram Dari MUI"

Post a Comment

Sempatkan sebentar untuk berkomentar iah. Biar admin lebih semangat posting artikelnya :)

Visitor